Perintah dasar command dilinux

hallo sobat blogger kali ini saya mau sharing perintah dasar linux….biar ga lupa karena saya juga masih minim pengetahuan dilinux. okey langsung saja ya saya share disini..

chown
change owner ini digunakan untuk merubah suatu kepemilikan suatu file atau directory.

cat
cat digunakan untuk menampilkan suatu isi dari file.

find
find dari namanya saja tentu kita sudah mengerti fungsinnya yaitu untuk mencari suatu file atau directory atau pun mencari suatu kata yang terdapat pada suatu file.

locate
locate kegunaannya hampir sama dengan “find” namun dalam penggunaannya lebih simple.

whereis
whereis salah satu command yang di fungsikan untuk dalam hal pencarian.

rm
remove adalah kepanjangannya yang artinya untuk menghapus namun pada system Linux di gunakan untuk menghapus file atau directory. Berhati-hatilah dalam option “-rf”.

mv
move artinya saja sudah memberikan kegunaannya yaitu memindahkan suatu file atau directory.

cp
copy command ini di gunakan untuk menyalin suatu file maupun directory.

ln
link digunakan untuk menciptakan suatu shortcut pada suatu file.

grep
grep di gunakan untuk pencarian suatu kata yang cocok. Command ini sangat di optimalkan oleh para admin dalam hal pengecheckan.

cat /etc/issue
Command di atas di gunakan untuk mengetahui distro apa yang sedang kita gunakan.

visudo
Digunakan untuk mengedit file sudoers.

sudo
Digunakan untuk mengerjakan suatu kegiatan root pada login user biasa.

uname -a
Perintah di atas untuk menampilkan spesifikasi OS dan bit di mesin kita, seperti kernel dan i686.

netstat
Digunakan menampilkan network status seperti melihat service yang berjalan.

du
Digunakan untuk melihat space disk yang sudah di gunakan.

df
Seperti halnya dengan “du”, namun perintah ini digunakan untuk melihat sisa space yang kosong.

cat /proc/meminfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi memory yang berada pada system tsb.

cat /proc/cpuinfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi proccesor pada system tsb.

lsmod
Melihat daftar module apa saja yang ada di system Linux.

lsusb
Melihat daftar device USB yang terpasang.

lspci
Menampilkan daftar device PCI yang terpasang pada system Linux tsb.

dmesg
Menampilkan pesan-pesan pada system Linux gunanya untuk hal analisa trouble shooting.

mount
Mengaktifkan device disk agar device tsb dapat di acces baik hal read maupun write.

umount
Menonaktifkan suatu device agar tidak dapat di acces dalam hal write.

ps
Melihat proses yang sedang berjalan.

top
Melihat proses yang sedang berjalan dalam bentuk prioritas yang saat ini.

fdisk
Menampilkan device disk yang terpasang saat ini.

useradd
Untuk menambah user pada system Linux.

passwd
Untuk memberikan password pada user yang ada di system Linux.

su –
Berfungsi untuk login sebagai super user.

userdel
Gunanya untuk menghapus user yang ada di system.

rpm
Perintah di atas di gunakan untuk menginstall suatu aplikasi base rpm.

tar
Command tsb berguna untuk menguntar suatu paket aplikasi yang di kompres.

gunzip
Perintah tsb di gunakan untuk memekarkan suatu file yang telah di compres dengan extension “.gz”.

zip
Dari namanya saja kita bisa menebak bahwa command tsb untuk mengkompres file dengan akhiran “.zip”.

more
Menampilkan suatu list layar perlayar.

less
Sama halnya dengan “more” yaitu menampilkan suatu list tanpa seluruhnya namun sepotong-sepotong.

|
Pipe line yang berfungsi menghubungkan perintah satu dengan perintah lainnya.

;
Tanda tsb untuk memisahkan command yang satu dengan yang lainnya ketika ingin menjalankan suatu perintah secara bersamaan.

&&
Tanda tsb berguna untuk meneruskan proses perintah lainnya dengan cara perintah pertama di bawah ke background hal ini di lakukan jika ingin menjalankan perintah dalam waktu bersamaan.

fg
Membawa suatu proses ke mode foreground yang telah di tarik dari background.

bg
Lawannya dengan perintah “fg”.

kill
Untuk menghentikan suatu proses yang sedang berjalan.

ifconfig
Digunakan untuk menampilkan IP dan detailnya dan dapat di gunakan juga untuk set IP di dalam memory RAM.

hostname
Untuk melihat nama mesin yang kita gunakan di Linux tsb.

host -t mx [nama-domain]
Untuk melihat server yang menghandle suatu domain email tsb.

host -t ns [nama-domain]
Untuk menampilakan lookup dari domain yang bersangkutan.

nslookup [nama-domain]
Sama halnya dengan perintah lookup sebelumnya

dig [nama-domain]
Sama halnya dengan perintah lookup lainnya hanya berbeda dengan keterangan yang lebih komplex.

iptables
Perintah di atas sering sekali digunakan oleh para admin untuk keamanan jaringan, routing, NAT dll.

ssh
Melakukan remote ke terminal destination pada port 22 sebagai defaultnya.

telnet [nama-domain] [port]
Digunakan untuk remote pada terminal target biasanya telnet ini sering digunakan untuk check suatu port dalam arti sebagai analisa.

/etc/init.d/[nama-service] [action]
Perintah ini di gunakan untuk melihat status, enable, disable, reload suatu service yang bersangkutan.

mysql -u [user] -p
Digunakan untuk masuk ke server mysql dengan menggunakan user tertentu yang telah di beri password.

mysqldump -u [user] -p [nama-db] > [destination-path]
Perintah di atas digunakan untuk backup suatu database ke lokasi tertentu.

mysql -u [user] -p [destination-db] <
Perintah tsb digunakan untuk merestore database ke database yang telah tercipta di mysql.

/etc/resolv.conf
File tersebut berisikan IP server DNS yang di jadikan sebagai mesin yang menangani domain.

/etc/hosts
File tsb menyiman nama suatu domain mesin yang bersangkutan.

/etc/network/interfaces atau /etc/network/network-scripts/ifcfg-eth0
File ini begitu penting di karenakan para admin mensetting IP pada file ini, dan sesuaikan interface yang digunakan.

/etc/passwd
File ini berisikan user yang berada pada system, jenis shell, home worknya dll.

/etc/fstab
File ini digunakan pembacaan pemetaan suatu disk di system linux.

/etc/rc.local
File ini adalah file yang berisikan command yang akan di jalankan pertama kali pada saat booting.
history
untuk menampilkan perintah terakhir

traceroute
untuk trace host-host yang dilewati dalam mencapai host tujuan

alias
Untuk membuat alias dan menampilkan alias yang sudah diset sebelumnya.

cal
untuk menampilkan kalender

du
Menampilkan penggunaan kapasitas harddisk oleh suatu direktori.

grep
Untuk mencari suatu “string” atau “pattern” tertentu pada suatu file.

head
Secara default menampilkan 10 baris pertama pada suatu file. Jika ingin menampilkan jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option -n diikuti jumlah baris yang diinginkan

init
Untuk mengganti run level. Note: Karena penggunaan run level adalah hal yang berpengaruh besar pada sistem, maka untuk melakukan ini harus menggunakan SUPER-USER atau yang memiliki kemampuan sama dengan root

tail
Secara default menampilkan 10 baris terakhir pada suatu file. Jika ingin menampilkan jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option -n diikuti jumlah baris yang diinginkan
tac
untuk menampilkan isi file dari akhir, kebalikan cat

pg
temannya more, less

alias
membuat nama lain dari suatu perintah
perintah favorit W : alias d=’dmesg|tail’
alias ll=’ls -la’
alias fl=’sudo fdisk -l’
alias enw=’emacs –no-window’ many more
biar lebih mantap patenkan di $HOME/.bashrc (ubuntu) atau di .bash_profile(fedora)

arch
melihat arsitektur komputer

eject
untuk mengeluarkan d-rom

split
untuk membagi file



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s